“Tadi saya tutup kegiatan pelatihan menjahit pakaian dengan mesin, bertempat di sentra IKM Molas Tenun Lembor.” kata Fatinci.
Ia menjelaskan, pelatihan selama 26 hari tersebut diikuti oleh ibu rumah tangga yang sebelumnya belum memiliki pengalaman menggunakan mesin jahit.
“Pelatihan selama 26 hari sudah selesai, 13 peserta semua adalah ibu rumah tangga pendidikan SMA dan tidak pernah lihat mesin jahit berhasil menyelesaikan pelatihan selama 26 hari,” ungkapnya.
Fatinci menilai keberhasilan seluruh peserta menyelesaikan pelatihan merupakan capaian positif dalam upaya meningkatkan keterampilan masyarakat.
Menurutnya, para peserta menunjukkan kemampuan dan bakat yang dapat terus dikembangkan setelah mengikuti pelatihan.
“Saya senang dan bangga dengan kemampuan dan keterampilan 13 peserta. Semua sangat berbakat,” ujarnya.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh tidak berhenti setelah kegiatan pelatihan berakhir. Para peserta diharapkan mampu mengembangkan kemampuan tersebut menjadi usaha menjahit mandiri yang produktif dan berkelanjutan.





Tinggalkan Balasan