LABUANBAJOVOICE.COM – Sebanyak 110 paket bantuan kebutuhan pokok disiapkan untuk masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut disalurkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Nahdlatul Ulama melalui NU Peduli dan NU Care-LAZISNU, dengan dukungan Reindosyariah.

Di Kabupaten Manggarai Barat, penyaluran bantuan menyasar dua desa, yakni Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, dan Desa Nanga Kantor Barat, Kecamatan Macang Pacar.

Dari total bantuan tersebut, sebanyak 35 paket dialokasikan untuk masyarakat Desa Golo Bilas. Penyalurannya berlangsung di Kantor Desa Golo Bilas pada Senin, 2 November 2026.

Sementara itu, sebanyak 75 paket lainnya dijadwalkan disalurkan kepada masyarakat Desa Nanga Kantor Barat pada Selasa, 3 November 2026.

Setiap paket bantuan terdiri atas beras 5 kilogram, satu papan telur, selimut, gula 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan 20 bungkus mi instan.

Komposisi bantuan tersebut mencakup kebutuhan pangan dan perlengkapan rumah tangga yang diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah mengalami dampak bencana.

Penyaluran bantuan ini melibatkan Ketua BAZNAS Manggarai Barat H. Usman Arzad dan Ketua PCNU Manggarai Barat H. Ishak M. Jabi, didampingi Sekretaris PCNU Ahmad Rudi, Katib Syuriyah PCNU Abdul Jerman, Wakil Sekretaris PCNU Manggarai Barat Abdul Hamid serta Ustaz Bayu Saputra.

Kegiatan di Desa Golo Bilas juga dihadiri Plt. Direktur BPOLBF Andy M.T. Marpaung dan Kepala Dinas P2KB Kabupaten Manggarai Barat Rafael Guntur.

“Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak gempa,” kata Ketua BAZNAS Manggarai Barat, H. Usman Arzad didepan penerima manfaat.

Usman menyampaikan pihaknya berupaya agar bantuan yang tersedia dapat menjangkau warga yang membutuhkan, termasuk masyarakat di wilayah yang menjadi sasaran penyaluran.

Ketua PCNU Manggarai Barat H. Ishak M. Jabi menegaskan pentingnya membangun solidaritas dan kepedulian bersama dalam menghadapi situasi bencana.

“Musibah yang dialami masyarakat merupakan tanggung jawab kemanusiaan kita bersama. Melalui NU Peduli dan NU Care-LAZISNU, kami ingin mengambil bagian dalam membantu masyarakat, sehingga mereka tidak merasa sendiri menghadapi situasi sulit ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Golo Bilas Ahmad Radit menyambut baik perhatian dan bantuan yang diberikan berbagai lembaga kepada masyarakat di wilayahnya.

“Kami berharap bantuan seperti ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak. Kepedulian berbagai pihak menjadi kekuatan bagi warga untuk menghadapi dampak bencana dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” katanya.

Penyaluran 110 paket bantuan di dua desa tersebut memperlihatkan upaya kolaborasi lembaga zakat dan organisasi kemasyarakatan dalam merespons kebutuhan warga terdampak bencana.

Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok, bantuan tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan solidaritas sosial bagi masyarakat Flores yang masih menghadapi dampak gempa bumi.**