Selain korban meninggal, BNPB mencatat 213 orang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.
Ia menegaskan bahwa data korban masih terus dipantau dan diperbarui seiring proses penanganan di lapangan. Pemerintah juga berharap tidak ada lagi penambahan korban meninggal maupun korban luka.
“Kami tetap memantau perkembangan jumlah korban ini dan terus kami akan laporkan ketika nanti ada jumlah korban yang ditemukan. Dan kita selalu berharap dan berdoa agar tidak ada lagi korban jiwa yang bertambah.” jelasnya.
Sementara itu, pemerintah masih mengerahkan tim gabungan untuk menangani dampak gempa di tujuh kabupaten terdampak.
Tim dari Bappenas dan Basarnas masih berada dalam status siaga. Hingga 17 Agustus 2026, BNPB menyatakan tidak lagi menerima laporan warga yang hilang di wilayah terdampak.
Meski demikian, operasi pencarian tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang masih belum ditemukan.
“Tim dari Bappenas, Basarnas masih siaga di 7 kabupaten terdampak. Hingga saat ini tanggal 17 Agustus sudah tidak ada lagi laporan warga yang hilang di wilayah terdampak.” ujarnya.





Tinggalkan Balasan