Selain kalah dalam penguasaan permainan, Argentina juga tampil lebih keras. Albiceleste melakukan 24 pelanggaran dan menerima tujuh kartu kuning.
Salah satunya menjadi akumulasi bagi Enzo Fernandez. Setelah pertandingan usai, Leandro Paredes juga diganjar kartu merah.
Di sisi lain, Spanyol melakukan 21 pelanggaran, namun seluruhnya tidak berujung kartu dari wasit.
Gelar Piala Dunia 2026 menjadi trofi dunia kedua bagi Spanyol setelah sebelumnya menjadi juara pada edisi 2010 usai mengalahkan Belanda dengan skor 1-0.
Bagi para wisatawan Spanyol yang berada di Labuan Bajo, kemenangan ini menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.
Jauh dari tanah kelahiran mereka, momen bersejarah tersebut tetap dapat dirayakan bersama masyarakat dan wisatawan lain dalam suasana penuh kehangatan di destinasi pariwisata super prioritas Indonesia.**





Tinggalkan Balasan