Setibanya di Bandara Komodo, ketiga penyintas langsung dibawa ke rumah sakit rujukan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Ketiga korban tersebut merupakan warga Desa Haju Wangi dan Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.
Mereka membutuhkan perawatan intensif karena mengalami patah tulang dan dislokasi tulang yang diduga berkaitan dengan guncangan kuat saat gempa terjadi.
Evakuasi menggunakan helikopter menjadi langkah penting dalam kondisi tanggap darurat, terutama bagi korban dengan cedera serius yang membutuhkan penanganan medis secepat mungkin.
Basarnas memastikan personel SAR gabungan dan potensi SAR tetap disiagakan untuk merespons laporan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak gempa di Flores.
Syafii menginstruksikan seluruh personel untuk tetap berada dalam kondisi siaga penuh, khususnya dalam menghadapi kemungkinan adanya warga yang membutuhkan evakuasi medis darurat.
Wilayah yang menjadi perhatian dalam operasi pencarian, pertolongan dan evakuasi antara lain Manggarai Timur, Manggarai, dan Nagekeo.





Tinggalkan Balasan