Meski harus menunggu hingga babak tambahan waktu, mereka tetap konsisten membangun serangan dan mampu memanfaatkan peluang emas melalui Ferran Torres yang menjadi penentu kemenangan.
Di sisi lain, Argentina lebih banyak mengandalkan permainan fisik. Juara dunia edisi 2022 itu tercatat melakukan 24 pelanggaran sepanjang pertandingan.
Wasit mengeluarkan tujuh kartu kuning untuk pemain Argentina, termasuk satu kartu kuning yang berujung akumulasi bagi Enzo Fernandez. Setelah pertandingan berakhir, Leandro Paredes juga diganjar kartu merah.
Sementara itu, Spanyol melakukan 21 pelanggaran. Namun seluruh pelanggaran yang dilakukan para pemain La Roja tidak berujung kartu dari wasit.
Keberhasilan ini menambah koleksi trofi Piala Dunia Spanyol menjadi dua. Sebelumnya, mereka pertama kali mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola dunia pada Piala Dunia 2010 setelah mengalahkan Belanda dengan skor identik 1-0.
Gelar Piala Dunia 2026 menjadi penegasan kebangkitan Spanyol sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.





Tinggalkan Balasan