Badan Gizi Nasional bahkan beberapa kali mengambil langkah tegas dengan membekukan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai tidak memenuhi standar keamanan pangan.

Data terbaru menunjukkan bahwa sejak program MBG diluncurkan pada 6 Januari 2025 hingga 29 Mei 2026, sebanyak 8.182 SPPG dari total 27.208 unit yang beroperasi di seluruh Indonesia pernah dikenai penghentian sementara atau suspend akibat berbagai temuan dalam evaluasi.

Angka tersebut menggambarkan besarnya tantangan yang dihadapi pemerintah dalam memastikan kualitas layanan gizi bagi jutaan penerima manfaat.

Di sisi lain, program MBG terus mengalami perluasan cakupan dengan jumlah penerima yang semakin besar.

Berdasarkan data yang dirilis pada 3 Maret 2026, jumlah penerima manfaat MBG telah mencapai 61.239.037 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 49.057.682 merupakan siswa sekolah yang menjadi sasaran utama program.

Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN yang baru dinilai menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk memperkuat tata kelola, pengawasan keamanan pangan, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG di seluruh Indonesia.