Sementara itu, Koordinator Bentang Darat dan Bentang Laut Wilayah Barat Program IN-FLORES, Imanuddin Utoro, menegaskan bahwa kegiatan yang melibatkan anak-anak melalui lomba melukis dan menggambar bertema keanekaragaman hayati memiliki nilai edukasi yang penting.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana kreatif untuk mengenalkan kekayaan alam Flores sejak dini sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan pada generasi muda.

Selain aktivitas edukasi, suasana sore hari semakin meriah dengan lomba makan yang diikuti sembilan peserta, pertunjukan tari tradisional dari Sanggar Tate Kind Art, penampilan grup musik lokal Benal and Friend dan Krefil, serta hiburan dari DJ lokal Silfanus.

Melalui penyelenggaraan Weekend at Parapuar by IN-FLORES, BPOLBF berharap kegiatan ini terus menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan unsur edukasi, budaya, ekonomi kreatif, dan pelestarian lingkungan.

Respons positif masyarakat terhadap lomba anak-anak menjadi salah satu indikator bahwa kegiatan wisata berbasis edukasi dan budaya memiliki tempat tersendiri di hati warga maupun wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo.**