“POSKORDA dibentuk atas perintah Pimpinan Pusat Muhammadiyah bagi daerah-daerah terdampak di daratan Flores,” ujarnya.
Ia menjelaskan, POSKORDA Manggarai Barat (Mabar) berfungsi sebagai tempat transit para relawan Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Indonesia sebelum diarahkan ke daerah yang membutuhkan bantuan, terutama wilayah dengan kerusakan parah dan kebutuhan pelayanan medis.
“POSKORDA Mabar berfungsi sebagai tempat transit para relawan Muhammadiyah dari seluruh Indonesia sebelum diarahkan ke daerah yang terdampak yang sangat membutuhkan penanganan medis,” kata Arun.
Arun menegaskan, pendistribusian tim medis, relawan, maupun logistik tidak dilakukan secara sporadis. Seluruh pergerakan bantuan dikoordinasikan melalui pusat krisis MDMC Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
“Pendistribusian tim medis, logistik dan relawan terkoordinasi dari pusat krisis dari Pimpinan Pusat MDMC,” jelasnya.
Pola koordinasi tersebut menjadi penting dalam situasi pascabencana. Mobilisasi bantuan yang tidak terarah berisiko menimbulkan penumpukan relawan di satu lokasi, sementara wilayah lain yang lebih membutuhkan justru belum mendapatkan dukungan yang memadai.





Tinggalkan Balasan