LABUANBAJOVOCE.COM – Meruorah Komodo Labuan Bajo kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu hotel premium terbaik di destinasi super prioritas Labuan Bajo setelah meraih dua penghargaan bergengsi dari Expedia Group.

Hotel bintang lima yang berada di jantung kawasan wisata Manggarai Barat itu berhasil memborong penghargaan Top Room Nights 2025 Labuan Bajo dan Top Revenue 2025 Labuan Bajo.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan manajemen Expedia Group yang datang ke Labuan Bajo.

Penyerahan secara langsung ini menjadi bentuk apresiasi atas kinerja Meruorah Komodo Labuan Bajo dalam mencatat tingkat pemesanan kamar dan kontribusi pendapatan tertinggi melalui platform Expedia selama 2025.

Pencapaian tersebut sekaligus memperkuat citra Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium yang semakin mendapat perhatian pasar internasional.

General Manager Meruorah Komodo Labuan Bajo, Rudy Rudolf H. Butar Butar, mengatakan penghargaan itu merupakan hasil kerja keras seluruh tim dalam menjaga kualitas pelayanan sekaligus menghadirkan pengalaman menginap yang memadukan standar internasional dengan kekayaan budaya lokal.

“Penghargaan Top Room Nights dan Top Revenue dari Expedia Group ini adalah bukti nyata dedikasi seluruh tim Meruorah dalam menghadirkan standar hospitalitas terbaik yang dipadukan dengan kearifan lokal. Kami sangat bangga atas pencapaian ini,” ujar Rudy dalam keterangan yang diterima, Senin (13/7/2026).

Menurut Rudy, kehadiran langsung tim Expedia Group ke Labuan Bajo untuk menyerahkan penghargaan menjadi pengakuan penting bahwa destinasi ini semakin diperhitungkan dalam industri pariwisata dunia.

“Bahwa tim Expedia menghantarkan langsung penghargaan ini ke Labuan Bajo merupakan sebuah prestasi luar biasa. Ini menunjukkan perhatian dunia terhadap keindahan alam dan potensi pariwisata Manggarai Barat. Prestasi ini bukan hanya milik Meruorah, tetapi kemenangan bersama bagi masyarakat Labuan Bajo dan Flores,” katanya.

Ia menegaskan Meruorah akan terus berkomitmen menjadi bagian dari pengembangan pariwisata berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.

“Kami ingin terus menjadi garda terdepan dalam mempromosikan pesona Labuan Bajo ke dunia, sekaligus memastikan pertumbuhan sektor pariwisata memberikan dampak ekonomi yang inklusif bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Penghargaan dari Expedia Group dinilai memiliki arti strategis karena platform perjalanan digital tersebut menjadi salah satu kanal pemesanan hotel terbesar di dunia.

Pengakuan tersebut diyakini akan meningkatkan kepercayaan wisatawan mancanegara terhadap kualitas layanan akomodasi di Labuan Bajo sekaligus memperkuat posisi destinasi tersebut di pasar global.

Tingginya tingkat okupansi dan pendapatan yang dicapai Meruorah juga diperkirakan memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah.

Meningkatnya jumlah wisatawan akan berdampak pada permintaan jasa pemandu wisata, operator kapal wisata menuju Taman Nasional Komodo, pelaku UMKM, pengrajin tenun Flores, hingga petani dan nelayan sebagai bagian dari rantai pasok industri perhotelan.

Selain itu, semakin banyak wisatawan yang menginap di Labuan Bajo berpotensi memperpanjang lama tinggal mereka untuk menjelajahi berbagai destinasi unggulan di Pulau Flores, seperti Kampung Adat Wae Rebo, sawah berbentuk jaring laba-laba di Cancar, hingga Danau Kelimutu di Kabupaten Ende.

Keberhasilan Meruorah Komodo Labuan Bajo meraih dua penghargaan dari Expedia Group menjadi sinyal positif bahwa kualitas layanan pariwisata di Labuan Bajo terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Pengakuan tersebut diharapkan semakin memperkuat daya saing destinasi wisata unggulan Indonesia Timur sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata yang berkelanjutan di Manggarai Barat.**