“Di SDI Nanganae, Bapak Menteri bersama rombongan meninjau hasil pembangunan toilet Tahun Anggaran 2025 sekaligus memberikan perhatian kepada pendidikan masyarakat di kawasan transmigrasi,” kata Fatinci kepada wartawan di Labuan Bajo, Rabu.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Transmigrasi juga menyerahkan bantuan alat tulis kepada para siswa sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di wilayah transmigrasi.
Usai meninjau sekolah, rombongan bergerak menuju kawasan HPL Transmigrasi di Desa Macang Tanggar. Lokasi tersebut menjadi fokus utama kunjungan karena dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai kawasan produktif berbasis investasi.
Menurut Fatinci, kehadiran Duta Besar Tiongkok dalam kunjungan tersebut bertujuan memberikan gambaran langsung mengenai potensi kawasan transmigrasi yang dapat dikembangkan melalui kerja sama investasi.
“Kunjungan singkat ke kawasan HPL Transmigrasi difokuskan untuk memberikan visual secara langsung kepada Duta Besar Tiongkok terkait potensi investasi dan pengembangan kawasan,” ujarnya.





Tinggalkan Balasan