Operasi difokuskan pada sejumlah wilayah yang menjadi prioritas, termasuk Kota Mbay di Kabupaten Nagekeo serta kawasan Reo dan wilayah lain di Flores yang terdampak gempa. Laporan operasi SAR juga menyebut pencarian pada hari kedua diperkuat dengan pengerahan personel dan peralatan ke titik-titik prioritas.
Fathur mengatakan terbukanya akses darat menjadi perkembangan penting dalam upaya mempercepat proses pencarian dan evakuasi.
“Tim Rescue Pos SAR Manggarai Barat yang bertugas di wilayah Manggarai Timur per pukul 06.00 WITA telah berhasil mengakses jalur darat di wilayah Reo yang sebelumnya terdampak longsor,” kata Fathur dalam keterangan resminya, Minggu (16/8/2026).
Dengan kembali terbukanya akses tersebut, mobilitas tim penyelamat menuju lokasi terdampak dapat dilakukan secara lebih cepat. Wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau akibat material longsor kini mulai dapat disisir oleh petugas.
“Dengan terbukanya akses tersebut, pencarian dapat kembali diperluas untuk menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan pertolongan,” imbuh Fathur.





Tinggalkan Balasan