Justy mengaku terpukau dengan lokasi pertunjukan yang menurutnya memiliki daya tarik tersendiri.
“Ini tempat terindah. Nyanyi di sini sangat terkesan,” ujar Justy di hadapan para pengunjung.
Momen yang paling membekas terjadi ketika lagu Hilang dibawakan menjelang matahari tenggelam. Saat cahaya senja mulai meredup, suasana di kawasan Parapuar seolah berubah menjadi ruang refleksi bersama.
Penonton menikmati setiap lirik dalam keheningan yang hanya sesekali dipecah oleh suara mereka yang ikut bernyanyi.
Bagi banyak pengunjung, pengalaman menikmati konser di ruang terbuka seperti ini menghadirkan kesan yang berbeda dibandingkan pertunjukan musik pada umumnya.
Salah seorang pengunjung, Anastasi, mengaku suasana alam menjadi faktor yang membuat penampilan Justy terasa lebih istimewa.
“Suasana sunset di Parapuar membuat kami semakin menikmati lagu-lagu yang dibawakan Justy. Rasanya berbeda dan sangat berkesan,” katanya.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) dengan program PENTAS atau Pagelaran Event di Destinasi Pariwisata Prioritas dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.





Tinggalkan Balasan