Situasi darurat tersebut mendapat pertolongan awal dari dua kapal wisata yang berada di sekitar lokasi, yakni KM NK Jaya 01 dan KM Alfatran.

Kedua kapal menggunakan sekoci untuk membantu mengevakuasi penumpang dan awak KM Yukai.

Satpolairud Polres Manggarai Barat menerima laporan sekitar pukul 06.35 WITA. Tim SAR Gabungan kemudian bergerak menuju lokasi dengan melibatkan 21 personel lintas instansi.

Enam armada cepat dikerahkan dalam operasi tersebut, terdiri dari lima unit Rigid Inflatable Boat (RIB) dan satu unit interceptor.

Unsur yang terlibat antara lain Ditpolairud Polda NTT, Korpolairud Baharkam Polri, KSOP Labuan Bajo, dan Basarnas Labuan Bajo.

Leonardo mengatakan keselamatan seluruh orang di atas kapal menjadi prioritas utama dalam operasi penyelamatan.

“Fokus utama kami saat menerima informasi adalah memastikan keselamatan seluruh jiwa di atas kapal. Tim langsung menyisir badan kapal untuk memastikan tidak ada korban yang terjebak di dalam kabin maupun ruang mesin,” tegas Leonardo.