Pekerjaan perbaikan berlangsung sekitar satu setengah jam dan selesai pada pukul 10.00 WITA.

Personel tidak langsung membuka akses secara penuh. Pengujian beban dan kekuatan papan dilakukan terlebih dahulu untuk memastikan hasil perbaikan aman digunakan masyarakat.

Abdulah (45), warga lokal yang sehari-hari mengangkut logistik, mengaku kondisi jembatan sebelumnya menyulitkan warga, terutama ketika membawa barang dengan beban berat.

“Akses turun ke dermaga ini sebelumnya sangat berisiko, terutama saat kami membawa barang bawaan berat menuju kapal.” tutur Abdulah (45), salah seorang warga lokal pengangkut logistik.

Ia mengatakan kerusakan jembatan membuat warga menghadapi risiko kecelakaan ketika melintasi akses tersebut.

“Potensi tergelincir atau jatuh ke laut sering kali terjadi. Kami sangat berterima kasih kepada Satpolairud Polres Manggarai Barat yang cepat tanggap dan langsung memperbaiki fasilitas ini,” Katanya.

Perbaikan darurat tersebut menjadi bentuk respons kepolisian terhadap keluhan masyarakat sekaligus langkah mitigasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan di fasilitas publik kawasan pesisir.