Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari kantor pusat ITDC serta berbagai mitra yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan anak.
Menurutnya, edukasi kesehatan yang diberikan tidak hanya sebatas pemeriksaan fisik, tetapi juga membangun kesadaran anak mengenai pentingnya menjaga pola makan, waktu istirahat, kebersihan diri, dan pengembangan potensi diri.
“Kami berharap kegiatan ini memberi tambahan pengetahuan kepada adik-adik tentang cara menjaga kesehatan, mulai dari pola makan yang baik, istirahat yang cukup hingga kebiasaan hidup bersih. Dengan tubuh yang sehat, mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk meraih cita-cita,” katanya.
Wahyuaji menambahkan, pembangunan destinasi pariwisata berkelanjutan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya generasi muda yang tinggal di sekitar kawasan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Golo Mori, Rosamaladewi, menegaskan bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat.





Tinggalkan Balasan