“Seluruh proses dilakukan dengan cepat, jelas, dan transparan, sehingga waktu kami menjadi jauh lebih efisien,” ujarnya.
Kepala Kantor Imigrasi Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus, menegaskan bahwa inovasi pelayanan akan terus dikembangkan ke depan.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, ” ujarnya.
Jempolan Bajo kami hadirkan, kata dia, untuk mendekatkan layanan paspor bagi WNI, sementara Eazy Intal menjadi solusi layanan izin tinggal keimigrasian bagi WNA.
“Dengan demikian, seluruh kebutuhan layanan keimigrasian dapat terlayani secara optimal, cepat, dan merata,” jelasnya.
Respons positif dari masyarakat menjadi indikator bahwa pendekatan jemput bola ini efektif dan relevan dengan kebutuhan publik.**






Tinggalkan Balasan