Pengalaman tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal kehidupan masyarakat dan tradisi lokal sebagai bagian dari daya tarik wisata budaya.

Selain Wae Rebo, peserta mengunjungi Desa Todo untuk mengenal sejarah Kerajaan Manggarai. Destinasi ini menambah dimensi sejarah dalam perjalanan wisata yang tidak hanya mengandalkan pemandangan alam, tetapi juga pengetahuan mengenai warisan budaya setempat.

Pengembangan wisata budaya membutuhkan pendekatan yang menghormati masyarakat pemilik tradisi. Aktivitas wisata perlu dilaksanakan dengan memperhatikan tata cara adat, kenyamanan warga, serta keberlanjutan warisan budaya agar pengalaman pengunjung tidak mengurangi nilai yang ingin dilestarikan.

Dengan pendekatan tersebut, desa adat berpeluang memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan pariwisata sekaligus mempertahankan identitas budayanya.

Perjalanan dilanjutkan ke Lingko Cancar, yang dikenal dengan hamparan sawah berbentuk jaring laba-laba. Peserta mengikuti aktivitas pendakian dan pengamatan lanskap pertanian yang menjadi salah satu daya tarik khas Manggarai.