Tambahan pasokan tersebut disiapkan sebagai langkah antisipatif untuk memperkuat cadangan pangan di NTT sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat terdampak tetap dapat dipenuhi.

Mobilisasi stok dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan di wilayah terdampak, kondisi akses distribusi, serta perkembangan situasi pascabencana.

Langkah tersebut juga menunjukkan bahwa penanganan kebutuhan pangan tidak hanya berfokus pada bantuan yang telah disalurkan, tetapi juga memastikan pasokan berikutnya tersedia ketika kebutuhan masyarakat terus berkembang.

Amran Pastikan Pemerintah Hadir

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana tetap terpenuhi.

“Berdasarkan arahan Bapak Presiden, kita memastikan masyarakat yang terdampak gempa mendapatkan bantuan pangan yang dibutuhkan. Pemerintah bersama BULOG akan terus bergerak dan memastikan bantuan sampai kepada masyarakat,” ujar Amran.

Amran juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan beras, baik untuk kebutuhan penanganan bencana maupun kebutuhan masyarakat secara umum.