Untuk tahap awal, sebanyak 10 ton logistik akan dikirim menggunakan speedboat menuju sejumlah wilayah kepulauan. Sementara sekitar 1,5 ton bantuan disalurkan melalui jalur darat menggunakan kendaraan untuk warga di wilayah pesisir utara.
“Prioritas kita di wilayah utara Kabupaten Manggarai Barat. Sedangkan pulau-pulau lain sedang dalam proses penyiapan,” ujarnya.
Total bantuan yang dilepas pada tahap ini mencapai sekitar 11,5 ton. Distribusi melalui dua jalur tersebut diharapkan dapat mempercepat penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan.
Pendistribusian bantuan melibatkan berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, lembaga vertikal, hingga instansi yang memiliki armada dan kemampuan operasional di wilayah perairan Labuan Bajo.
Unsur yang terlibat antara lain Dinas Sosial Manggarai Barat, BPBD pusat dan kabupaten, perwakilan Kementerian Pangan, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Polres Manggarai Barat.
Kemudian, Polair, Balai Taman Nasional Komodo, Balai Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), TNI Angkatan Laut, Satpol PP, Imigrasi, serta KSOP Labuan Bajo.





Tinggalkan Balasan