“Agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.” demikian bunyi imbauan Bupati Endi.

Masyarakat juga diminta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi serta meningkatkan literasi mengenai kebencanaan.

Langkah tersebut dinilai penting di tengah situasi darurat ketika informasi yang beredar melalui media sosial dapat berkembang lebih cepat daripada proses verifikasi. Pemerintah mengarahkan masyarakat menjadikan informasi resmi BMKG sebagai rujukan utama.

“Setiap Informasi resmi terkait Gempa Bumi Tsunami dan Fenomena Geofisika lainnya akan disampaikan melalui Kanal Resmi BMKG secara cepat, tepat, akurat melalui Situs web www.bmkg.go.id, serta aplikasi mobile Info BMKG,” demikian kata Bupati Manggarai Barat.

Selain persoalan informasi, Bupati Endi meminta masyarakat segera memeriksa kondisi keluarga dan lingkungan sekitar.

Perhatian khusus diarahkan terhadap keselamatan anak-anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta kelompok rentan lainnya.