LABUANBAJOVOICE.COM — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus berdatangan dari berbagai pihak. Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Labuan Bajo bersama BSI Maslahat dan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Labuan Bajo menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui jalur laut ke wilayah terdampak di Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (23/8/2026).
Penyaluran bantuan tersebut menyasar tiga desa, yakni Desa Saraenaru, Desa Nggilat, dan Desa Nangakantor, Kecamatan Macang Pacar.
Wilayah tersebut menjadi salah satu kawasan yang membutuhkan dukungan pascagempa bumi yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.
Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung Branch Manager BSI KCP Labuan Bajo, M. Nur Rahmadhani, bersama Komandan Lanal Labuan Bajo Letkol Laut (P) Aan Harminanto, Psc. Total bantuan logistik yang disalurkan mencapai 7,5 ton.
M. Nur Rahmadhani mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BSI bersama Lanal Labuan Bajo terhadap masyarakat Manggarai Barat yang terdampak bencana.
“Bantuan sosial dengan total 7,5 ton tersebut disalurkan kepada warga terdampak gempa,” kata Nur Rahmadhani dalam keterangannya.
Nur Rahmadhani menjelaskan, gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026 meninggalkan dampak dan luka mendalam bagi masyarakat.
Sementara itu, Komandan Lanal (Danlanal) Labuan Bajo Letkol Laut (P) Aan Harminanto, Psc, mengapresiasi semangat masyarakat Macang Pacar yang turut bergotong royong membantu warga terdampak bencana.
“Kami mengapresiasi masyarakat Macang Pacar yang dengan semangat kekeluargaan dan gotong royong bahu-membahu membantu memindahkan bantuan dari kapal ke darat,” ujar Aan Harminanto.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui jalur laut. Langkah tersebut dilakukan untuk menjangkau kawasan pesisir yang aksesnya terbatas sehingga bantuan dapat tiba lebih cepat di lokasi terdampak.
Setibanya di lokasi, personel TNI AL bersama masyarakat menurunkan dan mendistribusikan bantuan kepada warga. Tim juga meninjau kondisi pemukiman yang mengalami kerusakan akibat gempa.
Usai penyaluran bantuan, M. Nur Rahmadhani bersama Komandan Lanal Labuan Bajo meninjau langsung rumah-rumah warga terdampak.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan kemanusiaan yang disalurkan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Kolaborasi BSI, BSI Maslahat dan Lanal Labuan Bajo ini menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga keuangan, lembaga sosial, TNI dan masyarakat dalam penanganan dampak bencana.
Di tengah kondisi pemulihan pascagempa, distribusi bantuan melalui jalur laut menjadi langkah penting, terutama bagi masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau melalui akses darat.**





Tinggalkan Balasan