LABUANBAJOVOICE.COM – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menyatakan kesiapan untuk terus mendukung operasi pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Feronia di perairan Pulau Tatawa, kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dukungan tersebut disampaikan setelah evaluasi pelaksanaan Operasi SAR hari ketujuh pada Senin (19/10/2026), yang menyepakati perpanjangan masa pencarian selama tiga hari.

Musibah tenggelamnya KM Feronia terjadi pada Selasa, 13 Oktober 2026. Hingga Selasa (20/10/2026), proses pencarian masih menjadi perhatian berbagai pihak, terutama keluarga korban yang menantikan kepastian kabar.

BPOLBF menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak, khususnya keluarga Veronica Beatrix Jessica yang hingga kini masih menantikan kepastian mengenai keberadaannya.

Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menegaskan bahwa pihaknya tetap memberikan dukungan terhadap upaya kemanusiaan yang dilaksanakan Tim SAR Gabungan.