Selain jembatan, dampak gempa juga tercatat pada empat instalasi atau kantor air minum, termasuk SPAM Wae Mese 2.
Sebanyak tujuh rumah ibadah juga terdampak. Sementara di sektor pariwisata, dua hotel, yakni Hotel Jayakarta dan Meruorah, dilaporkan mengalami dampak akibat gempa.
Kerusakan juga tercatat pada satu fasilitas pelelangan ikan dan satu terminal.
BPBD Manggarai Barat bersama TNI, Polri, serta tenaga medis masih melakukan penanganan di sejumlah wilayah yang terdampak gempa.
Petugas tidak hanya melakukan pendataan, tetapi juga melakukan evakuasi dan penanganan darurat terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Tim reaktif BPBD dikerahkan untuk melakukan pendataan kerusakan, evakuasi, serta penanganan darurat terhadap warga yang terdampak,” lanjut Bona.
BPBD menegaskan seluruh data kerusakan dan korban tersebut masih bersifat sementara.
Petugas masih melakukan pendataan serta verifikasi lapangan untuk memastikan jumlah korban dan tingkat kerusakan bangunan maupun fasilitas umum akibat gempa bumi.





Tinggalkan Balasan