Respons positif datang dari para wisatawan. Mereka mengaku lega setelah masalah yang berpotensi merugikan dapat diselesaikan dengan cepat.
“Kami berterima kasih kepada jajaran Polisi Pariwisata (Sat Pam Obvit) dan tim Syahbandar Labuan Bajo atas bantuan cepatnya dalam menangani kendala yang kami hadapi,” ungkap Raynal dengan nada lega.
“Kami hampir saja menjadi korban penipuan oleh agen ‘Quanty Tour’ yang tidak melunasi pembayaran kepada pihak kapal. Berkat mediasi dari para petugas, persoalan ini dapat diselesaikan dengan sangat baik. Kami sangat puas dan berterima kasih; semoga di lain kesempatan kita dapat berjumpa kembali,” sambungnya.
Meski situasi telah kembali kondusif, kepolisian menegaskan pentingnya profesionalisme di sektor pariwisata, terutama di destinasi unggulan nasional.
“Kasus ini menjadi pengingat keras bagi para pelaku jasa wisata di Labuan Bajo untuk selalu mengedepankan profesionalisme dan transparansi informasi,” tegas IPTU I Komang Agus Budiawan, S.E.
Ia menambahkan, pengawasan akan terus ditingkatkan guna memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan tetap terjaga.






Tinggalkan Balasan