LABUANBAJOVOICE.COM – Kontingen Taekwondo Kabupaten Manggarai Barat berhasil meraih satu medali emas dan dua medali perunggu pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Nusa Tenggara Timur (NTT) ke-VIII tahun 2026 yang berlangsung di Kota Kupang.

Prestasi tersebut menjadi bukti perjuangan atlet pelajar Manggarai Barat dalam bersaing di tingkat provinsi. Dari 10 atlet yang diturunkan pada kejuaraan tersebut, tiga atlet berhasil menyumbangkan medali untuk daerah.

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Manggarai Barat, Basilius Sardi Jeramat, menyampaikan capaian tersebut dalam keterangannya kepada media di Labuan Bajo, Minggu (25/10/2026).

Ia mengapresiasi kerja keras para atlet dan pelatih yang telah mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan pada ajang olahraga pelajar tingkat Provinsi NTT tersebut.

“Dari 10 atlet yang bertanding, tiga atlet berhasil mempersembahkan medali untuk daerah. Hasil ini patut kita syukuri sebagai buah dari kerja keras, disiplin, dan perjuangan para atlet serta tim pelatih yang telah mempersiapkan diri menghadapi kompetisi ini,” ujar Sardi.

Adapun medali emas diraih Fransiskus Harjoni pada kelas under 45 kilogram putra. Sementara itu, dua medali perunggu masing-masing dipersembahkan oleh Aurel Madarisca T. Don dan Andini Ashara Daulima.

Keberhasilan ketiga atlet tersebut menjadi kontribusi penting bagi kontingen Manggarai Barat dalam kompetisi yang mempertemukan atlet-atlet pelajar dari berbagai daerah di NTT.

Dalam kejuaraan POPDA NTT 2026, Manggarai Barat mengirimkan 10 atlet yang terdiri atas lima atlet putra dan lima atlet putri. Para atlet bertanding berdasarkan pembagian kelas berat badan masing-masing.

Pada kategori putra, atlet yang diutus adalah Sisko di kelas under 45 kilogram, Ibam di kelas under 48 kilogram, Lino di kelas under 51 kilogram, Juan di kelas under 63 kilogram, serta Abi di kelas under 73 kilogram.

Sementara pada kategori putri, kontingen Manggarai Barat diperkuat Aurel di kelas 44 kilogram, Tria di kelas 49 kilogram, Karisa di kelas 42 kilogram, Thania di kelas 46 kilogram, dan Andin di kelas 55 kilogram.

Selama mengikuti pertandingan di Kota Kupang, kesepuluh atlet tersebut didampingi pelatih Egin Jeramat.

Sardi juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) atas dukungan yang diberikan kepada para atlet selama mengikuti POPDA NTT 2026.

Apresiasi turut disampaikan kepada para orang tua, pelatih, dan masyarakat Manggarai Barat yang telah memberikan doa serta dukungan bagi perjuangan atlet pelajar.

Menurut anggota DPRD Manggarai Barat Fraksi NasDem Plus itu, keberhasilan meraih tiga medali harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas atlet dan pembinaan olahraga taekwondo di Manggarai Barat.

Capaian satu medali emas dan dua perunggu tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi para atlet untuk meningkatkan prestasi pada kejuaraan berikutnya sekaligus membawa nama Kabupaten Manggarai Barat semakin diperhitungkan dalam kompetisi olahraga pelajar di tingkat provinsi.**