“Parapuar terus kami dorong menjadi ruang publik yang hidup, tempat masyarakat dan wisatawan dapat menikmati keindahan alam Labuan Bajo sekaligus berbagai aktivitas seni, budaya, dan ekonomi kreatif,” kata Andhy MT Marpaung, Kamis, 4 Juni 2026.

Menurut Andhy, pengembangan kawasan Parapuar tidak hanya difokuskan pada aspek destinasi wisata, tetapi juga diarahkan untuk membuka ruang bagi pelaku seni, budaya, dan ekonomi kreatif lokal agar memperoleh manfaat ekonomi secara langsung dari aktivitas pariwisata.

“Kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata melalui program PENTAS menjadi langkah positif dalam memperkuat ekosistem event yang berkelanjutan di destinasi,” ujarnya.

Ia menilai penyelenggaraan event yang konsisten dan berkualitas menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus memperpanjang lama tinggal wisatawan di Labuan Bajo.

Lebih lanjut, Andhy mengajak masyarakat dan wisatawan yang sedang berada di Labuan Bajo untuk menikmati pengalaman berbeda di kawasan Natas Parapuar.