LABUANBAJOVOICE.COM – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat tengah melakukan verifikasi terhadap sejumlah bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk mengetahui perkembangan dan kondisi bangunan di berbagai lokasi.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Pius Baut, menyampaikan bahwa tim verifikasi sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah titik bangunan KDKMP. Hasil pemeriksaan tersebut dijadwalkan dibahas dalam rapat lanjutan pada Rabu (28/10/2026).
Penjelasan itu disampaikan Pius kepada media pada Selasa (27/10/2026), menyusul pertanyaan mengenai apakah 12 manajer KDKMP yang mengikuti rapat koordinasi sehari sebelumnya berasal dari desa atau kelurahan yang bangunan koperasinya telah selesai dibangun.
“Nah, itu tadi. Jadi tim verifikasi itu sedang memverifikasi itu semua. Besok rapat rapatnya, rapat hasil verifikasi itu. Besok dijadwalkan besok jam 2 (14.00) kalau enggak salah ya. Jadi laporan dari hasil verifikasi kepada beberapa titik bangunan KDMP. Begitu,” kata Pius.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah masih menunggu proses verifikasi dan pembahasan hasil pemeriksaan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi bangunan KDKMP di sejumlah lokasi.
Verifikasi terhadap bangunan KDKMP menjadi bagian dari proses yang perlu diperhatikan dalam persiapan operasionalisasi koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Sebelumnya, sebanyak 12 manajer KDKMP mengikuti rapat koordinasi bersama Pius Baut dan Kepala Dinas NakertranskopUKM Manggarai Barat, Fatinci Reynilda, di kantor pemerintah daerah pada Senin (26/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, para manajer menyampaikan wilayah penempatan tugas, perkembangan pekerjaan, serta kendala yang ditemukan di lapangan.
Fatinci menjelaskan bahwa keberadaan manajer merupakan bagian penting dari upaya mempercepat operasionalisasi KDKMP. Para manajer diminta mulai bekerja sejak tanggal penempatan pada 1 Oktober 2026, tanpa hanya menunggu kesiapan bangunan atau instruksi lanjutan.
Mereka juga diminta berkoordinasi dengan pengurus koperasi dan pemerintah desa atau kelurahan, memeriksa kesiapan sarana serta administrasi, dan memetakan potensi ekonomi masyarakat.
Selain itu, manajer diharapkan menyusun rencana bisnis, menjajaki kemitraan dengan pemasok dan pelaku usaha lokal, serta menyampaikan kendala berikut usulan solusi kepada pemerintah daerah.
Dua belas wilayah penempatan yang terwakili dalam rapat tersebut meliputi Desa Kakor, Desa Gorontalo, Desa Pong Majok, Desa Lendong, Desa Golo Bilas, Kelurahan Tangge, Desa Golo Ronggot, Desa Nggorang, Desa Compang Longgo, Kelurahan Wae Kelambu, Desa Wae Bangka, dan Desa Pondo.
Perkembangan hasil verifikasi bangunan menjadi salah satu informasi yang perlu ditunggu untuk mengetahui kondisi persiapan KDKMP di Manggarai Barat.
Pemerintah daerah juga diharapkan dapat menyampaikan hasil pemeriksaan secara jelas agar masyarakat mengetahui perkembangan pembangunan dan kesiapan operasional koperasi di wilayah masing-masing.**





Tinggalkan Balasan