LABUANBAJOVOICE.COM – Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, mengajak seluruh hotel di Labuan Bajo mengambil peran lebih besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Ajakan itu disampaikan saat meresmikan revitalisasi ruang pendidikan di SDN Gorontalo, Rabu (22/7/2026).

Menurut Weng, kolaborasi yang dilakukan PT Indonesia Ferry Properti (IFPRO) bersama Hotel Meruorah Komodo Labuan Bajo dapat menjadi contoh nyata bagaimana dunia usaha ikut berkontribusi membangun daerah, khususnya di sektor pendidikan.

“Kita berharap ini akan menular ke hotel-hotel lainnya,” kata Yulianus Weng dalam sambutannya.

Ia menilai keberadaan industri perhotelan yang terus berkembang di Labuan Bajo harus diikuti dengan kontribusi sosial yang nyata bagi masyarakat sekitar.

Weng mengungkapkan, saat ini terdapat sejumlah hotel berbintang lima yang telah beroperasi maupun akan mulai beroperasi di Labuan Bajo.

Potensi tersebut, menurutnya, dapat dimanfaatkan untuk mempercepat perbaikan fasilitas pendidikan apabila setiap hotel mengambil bagian melalui program CSR.

“Saya minta teman-teman media juga memacu, paling tidak secara tidak langsung kita mengimbau hotel-hotel lain di tempat ini. Masih banyak hotel bintang lima, ada tujuh. Tahun ini ada tiga yang beroperasi, jadi total sekitar 10 atau 11. Paling tidak, jika setiap tahun satu hotel saja mengambil bagian, artinya kita punya 10 ruang sekolah yang bisa direvitalisasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Weng menegaskan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah sendirian. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci percepatan pembangunan di Manggarai Barat.

Ia mengapresiasi kerja sama antara IFPRO, Hotel Meruorah Komodo Labuan Bajo, dan Kodim 1630/Manggarai Barat yang dinilai mampu menghadirkan hasil nyata dalam waktu relatif singkat.

“Di zaman sekarang ini, kolaborasi dan sinergitas adalah hal yang sangat penting. Kita tidak bisa bekerja sendirian. Kita berhasil karena banyak orang yang membantu kita. Hotel Meruorah dan Kodim 1630/Manggarai Barat membuktikan bahwa kerja kolaborasi menghasilkan hal yang baik, bekerja cepat, dan hasilnya tuntas,” katanya.

Weng menambahkan masih banyak mitra yang siap diajak bergotong royong membangun Manggarai Barat, termasuk jajaran Kepolisian dan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Labuan Bajo.

“Teman-teman dari Kepolisian masih menunggu kapan diajak, begitu juga teman-teman dari Lanal. Atas nama pribadi, pemerintah, dan masyarakat Manggarai Barat, kami mengucapkan Dirgahayu kepada Lanal Labuan Bajo yang ke-5. Sukses terus,” ucapnya.

Kepada para siswa SDN Gorontalo, Weng berpesan agar ruang belajar yang telah direvitalisasi dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan semangat belajar sekaligus dijaga kebersihannya.

“Manfaatkan ruang ini dengan baik untuk menambah ilmu dan jaga kebersihannya. Jangan sampai minggu depan sudah mulai ada coretan di dinding. Ibu Kepala Sekolah juga mohon dijaga dengan baik karena ruang ini sangat membantu proses belajar mengajar,” pesannya.

Ia juga mengungkapkan bahwa SDN Gorontalo akan kembali memperoleh bantuan revitalisasi pada tahun depan dari pemerintah pusat. Karena ruang perpustakaan telah dibangun melalui CSR, pemerintah daerah akan mengusulkan agar alokasi anggaran dialihkan untuk pembangunan fasilitas pendidikan lainnya yang masih dibutuhkan sekolah.

Revitalisasi ruang belajar tersebut sekaligus menjadi contoh bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan di daerah.**