“Kami yakin, seyakin-yakinnya bahwa dengan event ini mampu menggerakkan ekonomi rakyat di samping bagaimana kita disuguhkan dengan tontonan yang menarik,” kata Bupati dua periode itu.

“Karena yang berlaga ini adalah kesebelasan pilihan yang terbaik sehingga kita bisa menikmati lewat siaran yang ditayangkan oleh TVRI Republik Indonesia,” tambah Endi.

Piala Dunia 2026 yang akan disiarkan melalui TVRI dijadwalkan berlangsung mulai 12 Juni hingga 19 Juli 2026. Selama periode tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat menikmati pertandingan secara aman, tertib, dan meriah melalui fasilitas nobar yang telah disiapkan.

Selain menjadi ruang berkumpul bagi pecinta sepak bola, kegiatan ini juga diproyeksikan menjadi magnet ekonomi baru bagi Labuan Bajo.

Aktivitas perdagangan dan jasa di sekitar lokasi nobar diperkirakan meningkat seiring bertambahnya jumlah pengunjung yang datang menyaksikan pertandingan.

Endi menyebut momentum ini sebagai pertanda baik bagi masyarakat. Menurutnya, akses siaran pertandingan kelas dunia yang dapat dinikmati secara terbuka merupakan bentuk pemerataan hiburan sekaligus kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan pendapatan.