LABUANBAJOVOICE.COM – Kawasan pariwisata The Mandalika yang berlokasi di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan dikelola oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatat performa positif sepanjang tahun 2025.

Rata-rata tingkat hunian hotel di kawasan ini berada di kisaran 55 persen, didukung oleh tingginya aktivitas dan arus kunjungan wisatawan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 jumlah kunjungan ke kawasan The Mandalika mencapai lebih dari 1,4 juta pengunjung.

Capaian tersebut mencerminkan kuatnya daya tarik kawasan sebagai destinasi pariwisata unggulan nasional.

“Total kunjungan mencapai lebih dari 1,4 juta pengunjung sepanjang tahun. Puncak okupansi terjadi pada periode Juli hingga Agustus, seiring penyelenggaraan berbagai event nasional dan internasional serta momentum libur sekolah,” kata Fajar dalam keterangannya, Jum’at (16/1/2026).

Menurut Fajar, lonjakan tingkat hunian hotel tidak hanya terjadi pada segmen tertentu, tetapi merata di berbagai kelas akomodasi.

Kondisi ini, kata dia, menunjukkan besarnya multiplier effect dari penyelenggaraan event terhadap pergerakan wisatawan, sektor pariwisata, serta perekonomian lokal di Lombok Tengah dan sekitarnya.

Ia menilai, keberhasilan menjaga stabilitas okupansi sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan menjadi indikator kuat bahwa strategi pengelolaan kawasan yang dijalankan ITDC berada pada jalur yang tepat.

“Sepanjang 2025, kami berhasil menjaga tingkat okupansi kawasan tetap stabil sekaligus mendorong pertumbuhan signifikan pada jumlah kunjungan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fajar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, hingga masyarakat sekitar yang telah mendukung kinerja positif kawasan The Mandalika sepanjang 2025.

Ia menambahkan, aktivitas pariwisata di kawasan yang dikelola ITDC terus bergerak positif melalui penguatan penyelenggaraan event, pengembangan sektor Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE), serta peningkatan kualitas pengalaman destinasi bagi wisatawan.

“Secara keseluruhan, capaian kinerja ketiga kawasan menegaskan efektivitas strategi pengelolaan destinasi yang dijalankan ITDC untuk menjadi Master Developer dan Asset Manager destinasi pariwisata Indonesia,” ujarnya.

Ke depan, ITDC berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kawasan, mendorong length of stay dan visitor spending yang lebih tinggi, serta memperkuat pengembangan event dan amenitas berstandar internasional.

Langkah tersebut diarahkan untuk mendukung pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi The Mandalika sebagai destinasi unggulan nasional dan global.**