LABUANBAJOVOICE.COM – Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 membuka peluang lebih luas bagi promosi pariwisata Indonesia di pasar internasional. Ajang balap motor tersebut menjangkau lebih dari 200 negara dengan potensi audiens global mencapai 700 juta penonton.

Berdasarkan data MotoGP Broadcasters 2026, jangkauan siaran tersebut menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan Indonesia, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan The Mandalika kepada masyarakat internasional.

Direktur Operasi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, menyebut pemberitaan media memiliki kontribusi dalam memperluas informasi mengenai daya tarik destinasi dan potensi daerah.

Jangkauan siaran internasional tersebut semakin membuka ruang bagi The Mandalika untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism yang mampu menyelenggarakan kegiatan berskala dunia.

Di tengah peluang tersebut, ITDC juga berupaya memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan insan pers sebagai bagian dari peningkatan kualitas penyelenggaraan event mendatang.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar silaturahmi bersama Media NTB di Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort, Selasa (27/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara ITDC dan insan pers untuk membahas berbagai hal terkait komunikasi publik, pelaksanaan kegiatan, serta kebutuhan peliputan dalam penyelenggaraan event internasional.

ITDC memandang masukan dan evaluasi dari media sebagai bagian penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan berikutnya.

Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi pelayanan, fasilitas, koordinasi, akses informasi, hingga dukungan terhadap kebutuhan media selama melakukan peliputan.

Troy Warokka mengatakan hubungan antara penyelenggara dan media perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka dan profesional.

“Bagi ITDC, media merupakan mitra penting dalam menyampaikan informasi kepada publik sekaligus mengangkat potensi dan perkembangan The Mandalika,” ujar Troy dalam keterangannya ke media, Sabtu (31/10/2026).

Ia menegaskan, pertukaran masukan dengan insan pers menjadi salah satu langkah untuk memperbaiki berbagai aspek penyelenggaraan event pada masa mendatang.

Karena itu, koordinasi antara penyelenggara dan media diharapkan semakin baik, terutama dalam memenuhi kebutuhan informasi serta mendukung kelancaran peliputan.

“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, sehingga penyelenggaraan event internasional tidak hanya berjalan semakin baik, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi pariwisata dan masyarakat NTB,” tutup Troy.

Melalui penguatan kemitraan tersebut, ITDC berharap penyelenggaraan event internasional di The Mandalika tidak hanya memberikan pengalaman bagi pengunjung, tetapi juga memperkuat promosi pariwisata Indonesia di tingkat global.**