LABUANBAJOVOICE.COM – PT Pertamina (Persero) bersama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mengajak masyarakat Indonesia memberikan dukungan langsung kepada dua pebalap kebanggaan Tanah Air, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), 9–11 Oktober 2026.

Mengusung tema “Semangat Indonesia Mendunia Bersama Pertamina“, ajakan tersebut menjadi momentum untuk menyatukan dukungan masyarakat kepada dua talenta terbaik Indonesia yang akan berlaga di panggung balap motor dunia.

Mario Suryo Aji akan tampil di kelas Moto2, sementara Veda Ega Pratama akan bersaing di kelas Moto3.

Semangat itu mulai terasa dalam rangkaian Fans Meet & Greet yang digelar di Hotel ARTOTEL dan Anjungan Sarinah, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri para penggemar, komunitas otomotif, media, serta masyarakat yang ingin memberikan dukungan langsung kepada kedua pebalap.

Antusiasme publik juga terlihat saat Mario dan Veda mengikuti konvoi dari Hotel ARTOTEL Senayan menuju Bundaran Semanggi, Jalan Sudirman, hingga Anjungan Sarinah.

Ribuan penggemar menyambut hangat kehadiran keduanya di sepanjang rute konvoi. Suasana semakin meriah dengan penampilan grup musik RAN yang membakar semangat para pendukung.

Mario Suryo Aji mengaku senang dapat kembali bertemu langsung dengan masyarakat Indonesia menjelang balapan di Mandalika. Ia berharap dukungan para penggemar menjadi motivasi tambahan saat tampil di hadapan publik sendiri.

Senada dengan Mario, Veda Ega Pratama menyebut kesempatan membalap di Indonesia sebagai kebanggaan besar dalam perjalanan kariernya.

“Saya bangga bisa balapan di Mandalika sebagai tuan rumah. Saya dan Mas Mario pasti akan memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Saya sudah tidak sabar merasakan atmosfer balapan di depan para pendukung sendiri. Semoga masyarakat Indonesia bisa memenuhi tribun sirkuit dan memberikan dukungan langsung kepada kami,” ujarnya.

Direktur Operasi ITDC sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, menilai kehadiran Mario Aji dan Veda Ega menjadi bukti bahwa Indonesia tidak hanya mampu menjadi tuan rumah ajang balap internasional, tetapi juga mulai melahirkan pebalap yang mampu bersaing di level dunia.

“Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 merupakan sebuah event yang mampu menciptakan multiplier effect yang besar sekaligus menunjukkan kapasitas kita dalam menggelar event berkelas internasional,” ujar Troy.

Menurutnya, MotoGP Indonesia bukan sekadar menghadirkan persaingan pebalap terbaik dunia, tetapi juga menjadi panggung bagi putra-putra terbaik Indonesia untuk menunjukkan kualitasnya.

“MotoGP tahun ini bukan hanya menghadirkan persaingan para pebalap terbaik dunia, tetapi juga menjadi panggung bagi putra-putra terbaik Indonesia untuk menunjukkan kemampuannya di hadapan publik sendiri,” kata Troy.

Ia menambahkan, dukungan masyarakat dari tribun akan menjadi kekuatan tersendiri bagi Mario Aji dan Veda Ega yang membawa nama Indonesia di pentas dunia.

“Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir di Mandalika, memenuhi tribun, dan bersama-sama memberikan dukungan terbaik kepada para pebalap Indonesia,” imbuh Troy.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kemajuan dunia balap nasional.

“Pertamina berharap ajang ini dapat membuka jalan bagi lahirnya lebih banyak talenta muda, memperkuat ekosistem motorsport nasional, sekaligus membangun kebanggaan Indonesia di mata dunia,” ujar Muhammad Baron.

Sementara itu, Ketua Komisi Safety Sepeda Motor IMI Pusat, Ahmad Jayadi, menilai Mario Aji dan Veda Ega merupakan aset penting masa depan olahraga balap motor Indonesia.

“Kedua pebalap tanah air ini merupakan masa depan balap motor Indonesia,” ujar Jayadi.

Ia berharap keberhasilan kedua pebalap dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk menekuni dunia otomotif sekaligus memperkuat iklim motorsport nasional.

Menurutnya, keberadaan Pertamina Mandalika International Circuit memiliki peran strategis dalam pembinaan pebalap nasional karena semakin banyak kompetisi internasional yang digelar akan mempercepat peningkatan kualitas atlet balap Indonesia.

Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi tontonan olahraga kelas dunia, tetapi juga momentum membangun kebanggaan nasional. Kehadiran masyarakat di tribun Mandalika akan menjadi dukungan nyata bagi Mario Aji dan Veda Ega dalam mengharumkan nama Indonesia di hadapan jutaan penonton MotoGP di seluruh dunia.**