“Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir di Mandalika, memenuhi tribun, dan bersama-sama memberikan dukungan terbaik kepada para pebalap Indonesia,” imbuh Troy.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kemajuan dunia balap nasional.

“Pertamina berharap ajang ini dapat membuka jalan bagi lahirnya lebih banyak talenta muda, memperkuat ekosistem motorsport nasional, sekaligus membangun kebanggaan Indonesia di mata dunia,” ujar Muhammad Baron.

Sementara itu, Ketua Komisi Safety Sepeda Motor IMI Pusat, Ahmad Jayadi, menilai Mario Aji dan Veda Ega merupakan aset penting masa depan olahraga balap motor Indonesia.

“Kedua pebalap tanah air ini merupakan masa depan balap motor Indonesia,” ujar Jayadi.

Ia berharap keberhasilan kedua pebalap dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk menekuni dunia otomotif sekaligus memperkuat iklim motorsport nasional.