LABUANBAJOVOICE.COM – Malam di Pelabuhan Waterfront Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mendadak mencekam ketika kapal pinisi KM 3 Jaya dilalap si jago merah, Senin (29/9/2025) sekitar pukul 20.55 WITA.
Kapal wisata tersebut baru saja menyelesaikan perjalanan dari kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) sebelum akhirnya terbakar sesaat setelah bersandar di pelabuhan.
Kejadian ini sontak menyita perhatian publik. Rekaman amatir berdurasi singkat yang menampilkan kobaran api di badan kapal dengan cepat menyebar di media sosial. Dalam video itu, terdengar suara warga yang panik dan menyampaikan rasa prihatin.
“Aduh kasihan,” ucap seorang warga di balik kamera, memperlihatkan betapa mengkhawatirkannya situasi saat api terus membesar.
Kapten KM 3 Jaya, Arif Rahman (47), menjelaskan kapal tersebut tiba di Labuan Bajo sekitar pukul 18.00 WITA setelah mengantar tamu dari perairan TNK.
Saat api berkobar, ia mengaku sudah berada di darat dan tidak mengetahui secara pasti bagaimana kebakaran itu bermula.
“Barusan pulang trip tadi, jam 6 sore. Habis isya saya naik ke darat, tidak lama kemudian saya dengar informasi sudah ada kebakaran itu,” ujar Arif saat ditemui di lokasi kejadian.
Arif menyebut saat insiden berlangsung terdapat dua anak buah kapal (ABK) yang masih berada di atas kapal untuk menjaga mesin. Namun, ia menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
“Sumber api saya kurang tahu karena saya sudah di darat. Yang jelas hanya kru mesin dengan dua orang anggota di kapal. Puji Tuhan tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.
Kapten Arif mengaku belum dapat memastikan besaran kerugian yang ditimbulkan. Ia menyebut masih menunggu hasil pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.
“Soal kerugian saya tidak tahu. Belum bisa saya jelaskan sekarang,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Basarnas Manggarai Barat, pihak Kepolisian, maupun Otoritas Pelabuhan Labuan Bajo terkait penyebab kebakaran, identitas kru yang bertugas saat kejadian, dan nilai kerugian materiil.
Pihak redaksi LABUANBAJOVOICE.COM masih berupaya menghubungi instansi terkait untuk memperoleh klarifikasi resmi dan langkah penanganan pascakebakaran kapal wisata tersebut. **






Tinggalkan Balasan