“Kami meyakini bahwa keberlanjutan sebuah destinasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur atau pertumbuhan investasi, tetapi juga oleh sejauh mana masyarakat dan para pemangku kepentingan dapat terlibat serta merasakan manfaat dari proses yang berlangsung,” ujar Troy dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).

Menurut Troy, forum diskusi semacam ini memiliki peran strategis untuk mendengarkan berbagai perspektif, mengevaluasi dampak yang telah terjadi, sekaligus mengidentifikasi peluang perbaikan dalam pengelolaan kawasan di masa mendatang.

“Masukan yang disampaikan akan menjadi referensi berharga bagi kami dalam memastikan The Mandalika terus tumbuh sebagai destinasi yang inklusif, berdaya saing, dan mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi daerah maupun masyarakat sekitar,” ujar Troy.

FGD tersebut turut mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si., bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi pemerintah daerah terhadap pengembangan kawasan wisata strategis nasional itu.