Menurutnya, keberhasilan destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur maupun atraksi wisata, tetapi juga kualitas pelayanan yang diberikan oleh masyarakat yang berinteraksi langsung dengan wisatawan.

Salah satu peserta pelatihan dari Paguyuban Sekar Sari, Ni Wayan Adina Wati, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam mengembangkan usahanya.

“Pelatihan ini memberikan banyak manfaat bagi kami, terutama dalam meningkatkan kemampuan melayani tamu dan menawarkan produk agar lebih menarik bagi pengunjung,” katanya.

Ia berharap ITDC dapat terus menghadirkan program pembinaan, motivasi, serta melakukan monitoring secara berkala ke lapangan, sehingga aspirasi dan kendala para pedagang dapat terus didengar.

“Terima kasih kepada ITDC atas kesempatan dan pendampingan yang telah diberikan untuk mendukung perkembangan usaha kami,” ungkap Wayan.

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari strategi ITDC dalam memperkuat posisi pelaku UMKM dan pedagang pantai sebagai mitra strategis dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkualitas di kawasan The Nusa Dua.