Anggota DPRD Manggarai Barat dari daerah pemilihan (Dapil) III itu memandang, generasi muda memiliki ruang penting untuk mengambil bagian dalam pembangunan melalui gagasan, kreativitas, kepedulian sosial, serta keterlibatan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Kebijakan efisiensi anggaran menuntut pemerintah untuk menentukan prioritas penggunaan sumber daya secara cermat. Dalam kondisi tersebut, partisipasi masyarakat menjadi salah satu unsur penting untuk memastikan pembangunan tetap memperhatikan kebutuhan warga.
“Pemuda harus berani mengambil peran, menyampaikan gagasan, dan terlibat dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berhenti berbuat, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kreativitas dan kebersamaan,” ujarnya.
Keterlibatan masyarakat tidak harus selalu diwujudkan melalui kegiatan yang membutuhkan biaya besar. Pemuda dapat mengambil bagian melalui kegiatan sosial, pengembangan potensi desa, gerakan menjaga kebersihan lingkungan, pendampingan pendidikan, hingga inisiatif pemberdayaan ekonomi masyarakat sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing.





Tinggalkan Balasan