Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mendorong para santri dan pelajar agar menjadikan pendidikan sebagai salah satu bentuk perjuangan untuk meneruskan cita-cita para pendahulu bangsa.

Berbeda dengan generasi yang berjuang mempertahankan kemerdekaan melalui perlawanan terhadap penjajah, generasi muda saat ini memiliki tanggung jawab untuk menghadapi tantangan melalui pendidikan, penguasaan ilmu pengetahuan, dan keteladanan.

Dalam sambutannya, Bupati Manggarai Barat mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara tradisi dan kemajuan.

“Menguatkan akar tradisi bukan berarti menolak perubahan, sebagaimana mengikuti perkembangan zaman bukan berarti meninggalkan jati diri,” demikian petikan sambutan yang dibacakan Stefanus.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan teknologi perlu diimbangi dengan kemampuan menjaga etika, menghargai sesama, dan mempertanggungjawabkan setiap tindakan.

Santri dan pelajar juga diharapkan mampu memahami persoalan sosial di lingkungan mereka serta menghasilkan gagasan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.