Sebaliknya, perkembangan zaman harus dihadapi dengan wawasan luas, kemampuan berpikir kritis, dan landasan moral yang kuat.
“Pelajar dan Santri harus tetap berpegang teguh pada sanad keilmuan, adab kepada guru, dan nilai-nilai luhur di sekolah ataupun di pesantren, sekaligus mampu menguasai teknologi, memahami persoalan sosial, dan melahirkan gagasan yang bermanfaat,” demikian petikan sambutan yang dibacakan Stefanus.
Pesan tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara pembentukan karakter dan peningkatan kompetensi.
Kemampuan memverifikasi informasi sebelum membagikannya, menghormati perbedaan pendapat, serta menolak perundungan merupakan bentuk tanggung jawab yang dapat diterapkan generasi muda dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Manggarai Barat diselenggarakan oleh PCNU Manggarai Barat bersama MI dan MTs Insan Kamil Nggorang di bawah naungan Yayasan Bintang Nggorang Komodo.
Staf Ahli Bupati Stefanus Jemsifory bertindak sebagai pembina upacara mewakili Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat yang berhalangan hadir.





Tinggalkan Balasan