“Prosesnya sangat dramatis karena posisi mobil berada di jurang dan alat berat harus bekerja ekstra hati-hati,” ujarnya.
Kecelakaan tunggal tersebut sebelumnya terjadi di jalur ekstrem Jalan Trans Flores, tepatnya di tanjakan Wae Nengke, Minggu, 24 Mei 2026 sekitar pukul 14.30 Wita.
Truk ekspedisi roda enam bernama Mitra Jaya dengan nomor polisi G 9034 OF dilaporkan gagal menanjak saat melintasi tikungan tajam sebelum akhirnya terjun bebas ke jurang.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kendaraan berwarna putih itu sedang melaju dari Labuan Bajo menuju Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga kehilangan tenaga sehingga gagal bermanuver di tikungan tajam.
Kapolsek Lembor, Ipda Vinsensius Hardi Bagus, S.I.P membenarkan insiden tersebut.
“Lakalantas di Kampung Lendo, tepatnya di tanjakan Wae Nengke,” kata Ipda Vinsen, Senin malam, 25 Mei 2026.
Menurutnya, kondisi jalan yang ekstrem menjadi faktor utama penyebab kecelakaan.
“Tikungan yang terlalu tajam menyebabkan mobil gagal manuver di tikungan tajam di Wae Nengke,” jelasnya.





Tinggalkan Balasan