Berawal dari Acara Syukuran
Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) B Pelopor Sat Brimob Polda NTT, AKP Antonio Cortareal, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, para korban menghadiri acara pelantikan salah satu anggota Brimob di Dusun Waemata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo.
“Pada pukul 20.30 Wita, misa syukur selesai dan dilanjutkan dengan acara bebas,” tutur Antonio.
Menurutnya, sekitar pukul 01.00 Wita, saat para anggota Brimob hendak meninggalkan lokasi acara, mereka berpapasan dengan tiga orang yang diduga menjadi pelaku.
“Salah seorang terduga pelaku langsung menendang salah satu anggota Brimob atas nama Bripda R,” katanya.
Melihat rekannya mendapat perlakuan tersebut, sejumlah anggota Brimob lainnya berupaya melerai agar situasi tidak semakin memanas. Namun upaya itu justru berujung pada aksi kekerasan yang lebih serius.
“Melihat Bripda R ditendang, empat rekan lainnya pun hendak melerai pertikaian. Namun, pertikaian tidak lagi terhindarkan, salah terduga pelaku lainnya langsung menikam empat anggota Brimob,” ujar Antonio.





Tinggalkan Balasan