LABUANBAJOVOICE.COM – Anggota DPRD Manggarai Barat dari Fraksi Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) I, Dr. Kanisius Jehabut, melakukan monitoring terhadap pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat yang sedang dikerjakan di kawasan belakang Bank NTT, Labuan Bajo.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan program pembangunan yang menggunakan anggaran negara.

Laboratorium Kesehatan Masyarakat itu dibangun dengan nilai anggaran sekitar Rp12 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sektor kesehatan.

Dalam kegiatan monitoring, Dr. Kanisius didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat. Mereka meninjau langsung progres pembangunan fisik, kesiapan sarana pendukung, serta memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan yang telah ditetapkan.

Menurut Kanisius, keberadaan laboratorium tersebut memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan masyarakat di Manggarai Barat.

Fasilitas itu, kata dia, nantinya diharapkan mampu mendukung berbagai kebutuhan pemeriksaan laboratorium, pengujian kesehatan, hingga deteksi dini terhadap berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat.

“Hari ini saya melaksanakan tugas monitoring terhadap pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat yang berlokasi di belakang Bank NTT, Labuan Bajo,” kata Kanisius, Kamis (4/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa proyek tersebut merupakan salah satu investasi penting pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan daerah.

“Proyek ini merupakan salah satu pembangunan penting di sektor kesehatan, dengan anggaran sekitar Rp12 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus atau DAK. Kehadiran laboratorium ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam mendukung pemeriksaan, pengujian, dan deteksi dini terhadap berbagai persoalan kesehatan di Manggarai Barat,” ujarnya.

Dalam peninjauan lapangan, Kanisius memastikan pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga harus menjamin kualitas pekerjaan serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Dalam monitoring tersebut, saya didampingi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan. Kami melihat langsung kondisi fisik bangunan, kesiapan sarana pendukung, serta memastikan bahwa pelaksanaan pekerjaan benar-benar berjalan sesuai perencanaan, mutu, dan manfaat yang diharapkan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap proyek-proyek pembangunan merupakan tanggung jawab konstitusional DPRD untuk memastikan penggunaan anggaran publik berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Sebagai anggota DPRD, tugas monitoring seperti ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan. Setiap rupiah anggaran negara yang masuk ke daerah harus dipastikan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Kanisius.

Lebih lanjut, ia menilai Laboratorium Kesehatan Masyarakat tersebut akan menjadi salah satu infrastruktur penting dalam mendukung kualitas layanan kesehatan di daerah, terlebih Labuan Bajo kini berstatus sebagai destinasi pariwisata super prioritas nasional yang membutuhkan dukungan layanan kesehatan yang memadai.

“Laboratorium Kesehatan Masyarakat ini tidak boleh hanya dilihat sebagai bangunan fisik semata, tetapi harus menjadi instrumen pelayanan publik yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Manggarai Barat, khususnya Labuan Bajo sebagai daerah pariwisata super prioritas,” ujarnya.

Pembangunan laboratorium tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan yang lebih cepat, akurat, dan terjangkau bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sistem kesehatan daerah di tengah meningkatnya kebutuhan pelayanan publik yang berkualitas.**