LABUANBAJOVOICE.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, terus melakukan langkah antisipasi menghadapi musim hujan dengan mengerahkan petugas untuk membersihkan saluran-saluran air di Kota Labuan Bajo. Upaya ini dilakukan untuk memastikan agar jalan-jalan di pusat kota tidak tergenang setiap kali hujan turun.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Manggarai Barat, Oktavianus Andi Bona, mengungkapkan bahwa pembersihan dilakukan secara intensif sejak awal November 2025.
“Saluran air yang tersumbat di dalam kota ini hampir seluruh kami sudah bersihkan,” katanya kepada media di Labuan Bajo, Senin (17/11/2025).
Pembersihan saluran air dilaksanakan di sejumlah titik strategis yang selama ini menjadi lokasi genangan saat hujan deras. Di antaranya depan patung komodo, area kuliner Kampung Ujung.
Kemudian perempatan lampu merah Waemata, depan Kantor Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Manggarai Barat serta sepanjang jalan Pantai Pede, Labuan Bajo.
Menurut Oktavianus, meski masih muncul genangan di beberapa titik saat hujan dengan intensitas tinggi, air tidak bertahan lama seperti sebelumnya.
“Walaupun air tergenang setelah hujan, tapi cepat turun karena drainase tidak tersumbat,” ujarnya.
Pada beberapa titik yang masih mengalami genangan, BPBD menurunkan petugas untuk membersihkan endapan lumpur dan kerikil yang menutup saluran ketika hujan turun deras.
“Untuk sekarang kami terus memantau supaya tidak lagi tersumbat,” katanya.
Ia memastikan tim patroli BPBD akan terus berkeliling memeriksa kondisi drainase terutama selama puncak hujan November—Desember.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa Manggarai Barat umumnya mulai memasuki musim hujan pada dasarian kedua bulan November 2025. Namun sejumlah wilayah telah lebih dulu diguyur hujan sejak akhir Oktober.
“Tapi ada beberapa kecamatan yang masuk musim hujan lebih awal di bulan Oktober dasarian tiga,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas IV Komodo, Maria Patricia Christin Seran.
Dengan curah hujan yang diperkirakan meningkat, pembersihan drainase dan kesiapsiagaan BPBD dinilai penting untuk mencegah banjir lokal dan menjaga kelancaran aktivitas warga serta wisatawan di Labuan Bajo, salah satu destinasi pariwisata premium Indonesia.**





Tinggalkan Balasan