Sekitar 70 peserta dari komunitas karitatif direncanakan menempuh perjalanan sepanjang kurang lebih 70 kilometer, dengan rute Bajawa–Nagekeo–Ende.
Sepanjang perjalanan, peserta akan mengenal sejarah, tradisi, kekayaan alam, dan kehidupan masyarakat yang berada di jalur tersebut.
Program ini juga mengintegrasikan penggalangan dana yang direncanakan untuk mendukung renovasi rumah sakit, gereja, sarana budaya dan pariwisata, serta penyediaan fasilitas sanitasi dan akses air bersih.
Penggabungan kegiatan wisata dengan aksi karitatif memberikan dimensi berbeda bagi pengembangan pariwisata Flores.
Perjalanan tidak hanya menawarkan pengalaman kepada pengunjung, tetapi juga diharapkan menghasilkan manfaat sosial yang dapat dirasakan masyarakat.
Meski demikian, dampak kemanusiaan program tersebut akan sangat bergantung pada transparansi penggalangan dana, ketepatan penentuan penerima manfaat, dan kejelasan penggunaan bantuan.
Informasi mengenai besaran dana yang terkumpul, daftar penerima, serta mekanisme penyaluran akan menjadi unsur penting untuk memastikan kegiatan sosial berjalan secara akuntabel.





Tinggalkan Balasan