Ia meminta seluruh pemangku kepentingan memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat.

“Setiap laporan harus ditindaklanjuti secara profesional dengan mengutamakan perlindungan terhadap korban. Kita harus menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi masyarakat sebagai tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial dan memastikan hak-hak anak terlindungi secara maksimal.

Dalam kesempatan yang sama, Endi menekankan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan, terutama di tingkat kecamatan dan kelurahan yang menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.

Ia meminta seluruh aparatur meningkatkan disiplin, integritas, dan kualitas pelayanan publik agar program-program pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kecamatan dan kelurahan adalah ujung tombak pelayanan. Tingkatkan disiplin, integritas, serta kualitas pelayanan publik. Bangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat dan selesaikan berbagai persoalan secara cepat serta responsif,” katanya.