BMKG mengingatkan bahwa perairan kepulauan di kawasan Taman Nasional Komodo memiliki karakteristik arus yang cukup kuat.

Jadwal pasang surut perlu diperhatikan karena perubahan pasang surut dapat memicu perubahan kecepatan dan arah arus secara mendadak.

Perubahan tersebut berisiko memengaruhi stabilitas kapal. Karena itu, nakhoda dan nelayan perlu menyesuaikan rencana pelayaran dengan kondisi cuaca, gelombang, angin, dan arus terbaru sebelum berangkat.

“Dihimbau kepada para pengguna jasa transportasi laut, nelayan, dan operator kapal untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang sedang serta peningkatan kecepatan angin (gust) yang dapat terjadi sewaktu-waktu.” tulis BMKG dikutip media, Rabu (23/9/2026).

“Mengingat karakteristik Perairan Kepulauan Taman Nasional yang memiliki arus cukup kuat, para nakhoda dan nelayan dihimbau untuk memperhatikan Jadwal Pasang Surut yang dapat menyebabkan perubahan kecepatan serta arah arus secara mendadak dan berisiko mempengaruhi stabilitas kapal.” lanjutnya.