LABUANBAJOVOICE.COM — Kawasan pariwisata kelas dunia The Nusa Dua, Bali, yang dikelola InJourney Tourism Development Corporation kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional.

Kali ini melalui penyelenggaraan Adhyaksa International Run 2026 yang akan berlangsung pada Minggu, 26 April 2026, dengan titik start dan finish di Peninsula Island, salah satu ikon destinasi unggulan kawasan tersebut di Bali.

Ajang lari bergengsi ini diproyeksikan menarik partisipasi pelari dari tingkat nasional hingga global. Selain menjadi kompetisi olahraga, kegiatan ini juga diposisikan sebagai momentum strategis untuk memperkuat citra The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata terintegrasi kelas dunia di Indonesia.

Adhyaksa International Run 2026 menghadirkan tiga kategori lomba, yakni 5K, 10K, dan Half Marathon. Kategori ini dirancang untuk menjangkau berbagai segmen peserta, mulai dari pelari pemula hingga profesional.

Selain aspek kompetisi, peserta juga akan menikmati pengalaman berlari dengan lanskap pesisir yang menjadi daya tarik utama kawasan.

General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menegaskan bahwa penyelenggaraan event ini merupakan bagian dari strategi penguatan posisi kawasan sebagai destinasi unggulan.

“Event ini tidak hanya menghadirkan pengalaman sport tourism yang berkualitas bagi para peserta, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam meningkatkan daya tarik kawasan serta mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan,” terang Agus, Kamis (23/4/2026).

Ia menambahkan, sebagai pengelola kawasan, pihaknya menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat positioning The Nusa Dua di tingkat global.

ITDC memastikan kesiapan infrastruktur, standar keamanan, serta kualitas layanan kawasan guna mendukung kelancaran acara. Agus menyebut kolaborasi lintas sektor menjadi kunci sukses penyelenggaraan event ini.

“Dengan dukungan kolaborasi berbagai pihak, kami optimistis kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai tuan rumah event internasional berkelas,” ujarnya.

“Didukung tata kawasan yang terintegrasi, jalur pedestrian yang memadai, serta lanskap yang asri, The Nusa Dua semakin menegaskan posisinya sebagai lokasi ideal untuk penyelenggaraan event olahraga berskala nasional maupun internasional,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Dampak tersebut mencakup peningkatan okupansi hotel, kunjungan wisatawan, hingga aktivitas pelaku usaha di dalam maupun di luar kawasan.

Dalam pelaksanaannya, ITDC juga menegaskan komitmennya terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), termasuk pengelolaan sampah, efisiensi operasional, serta pelibatan komunitas lokal.

Dengan fasilitas berstandar internasional dan komitmen pada keberlanjutan, The Nusa Dua terus memperkuat posisinya sebagai destinasi pilihan untuk berbagai event global, termasuk tren sport tourism yang semakin diminati wisatawan dunia.

“Penyelenggaraan Adhyaksa International Run 2026 di The Nusa Dua menjadi momentum penting untuk memperkuat daya tarik kawasan tidak hanya sebagai leisure destination, tapi juga sebagai venue unggulan untuk berbagai event olahraga,” ujar Agus.

“Kami berkomitmen menghadirkan pengalaman berkelas dunia dengan tetap mengedepankan aspek keberlanjutan dan kenyamanan bagi seluruh peserta,” tutup Agus.**