LABUANBAJOVOICE.COM – Penyidik Satpolairud Polres Manggarai Barat memeriksa nakhoda dan jurumudi KM Yukai untuk mendalami penyebab kecelakaan kapal wisata yang tenggelam di perairan Tanjung Sture, Labuan Bajo, Minggu (27/9/2026).
Pemeriksaan dilakukan setelah kapal wisata berbobot 55 GT tersebut menghantam gugusan karang dangkal saat berlayar dari area mooring Pulau Kelapa menuju Pulau Bidadari untuk kegiatan snorkeling.
Seluruh 13 wisatawan dan enam awak kapal yang berada di KM Yukai berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
Kasat Polairud Polres Manggarai Barat, IPTU Leonardo Marpaung, mengatakan pemeriksaan terhadap nakhoda dan jurumudi dilakukan untuk memperoleh gambaran lengkap mengenai penyebab kecelakaan.
“Kami sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap Nahkoda dan ABK jurumudi di Mako Satpolairud Polres Manggarai Barat guna mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan,” kata IPTU Leonardo.
Pemeriksaan tersebut juga berkaitan dengan informasi awal mengenai kondisi pelayaran di sekitar Tanjung Sture. Saat kejadian, kondisi air laut sedang surut dan kapal diduga menghantam gugusan karang dangkal.





Tinggalkan Balasan