LABUANBAJOVOICE.COM — Dugaan keterlibatan oknum anggota Kodim 1630/Manggarai Barat dalam kasus penikaman empat anggota Brimob Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda NTT di Labuan Bajo menjadi perhatian publik.
Menyusul mencuatnya informasi tersebut, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1630/Manggarai Barat, Letnan Kolonel Infanteri Budiman Manurung, menyatakan pihaknya masih melakukan pendalaman sebelum menyampaikan keterangan resmi.
Peristiwa penikaman itu terjadi di Jalan Waemata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis dini hari, 11 Juni 2026.
Saat dikonfirmasi media, Dandim Budiman belum membenarkan maupun membantah dugaan keterlibatan oknum anggota Kodim dalam insiden berdarah tersebut.
“Sementara dari Kodim masih melaksanakan pendalaman dan pengambilan keterangan,” kata Budiman, Kamis (11/6/2026).
Ia menegaskan bahwa klarifikasi resmi akan disampaikan setelah seluruh informasi yang diperoleh dipastikan akurat.
“Besok akan kita klarifikasi bila sudah dapat keterangan yg akurat. Biar tdk simpang siur informasinya,” ujarnya.





Tinggalkan Balasan